Aku dan kampung halaman
Assalamualaikum.....
Perkenalkan nama saya Ahmad rofiq anak ke tujuh dari delapan bersaudara, nama panggilan saya Rofiq, aku dilahirkan dan dibesarkan di kampung halamanku yang indah dipandang mata sejuk dirasakan di hati,menurut aku pribadi karena aku dilahirkan di kampung halamanku dari semenjak lahir sampai sekarang, aku tinggal bersama ayah dan ibu bertiga di rumah yang sederhana surga bagiku.yang penuh kesederhanaan, di rumah inilah aku didik dan dibentuk menjadi anak yang selalu berbakti kepada kedua orang tua dan selalu menjaga etika sopan, santun dalam bersosialisasi kepada semua orang ataupun orang tua. Aku di rumah ini diajarkan mandiri dari semenjak SD agar bisa menjadi anak yang sholeh, dan berbakti. sampai saat ini ini aku diharuskan hidup disiplin memanfaatkan waktu sebaik mungkin untuk kedepannya. Kenapa aku harus tinggal bersama kedua orang tuaku di rumah yang cukup sederhana ini, karena saudara aku semua udah pada nikah semuanya. Tinggal saya sendiri dari delapan bersaudara yang belum menikah, aku sekarang masih melanjutkan perguruan tinggi di kampus insitut Agama Islam negeri Pontianak,aku berharap kedepannya menjadi orang yang sukses dan berguna untuk masyarakat dan bisa mendapatkan ilmu yang manfaat dan barokah oleh Allah SWT amin. Aku lulus SD langsung berangkat ke pondok pesantren di rubath naqsabandiyah malang aku Mts di Malang tahun 2008 di Malang aku sampai lulus SMA ketika aku lulus Aliyah aku berhenti mondok pada tahun 2014 akhirnya aku pulang ke kampung halaman.
Oke mungkin itu saja perkenalanku dan sekarang kita beralih mengenal kampung halamanku perkenalkan ini adalah kampung halamanku yang diberi nama desa lingga Selatan dan orang-orang yang mengenalnya dengan nama kampung Sampang baru, di kampung halamanku mayoritas suku Madura di kampungku ini sangat kebun sekali, susah dengan sinyal dudu kampungku jalannya kalau hujan becek sebelum dapat bantuan tapi kampungku ini aman dan tentram warganya ramah ramah di kampungku ini menyimpan beribu kenangan, di kampungku ini menghabiskan masa kecilku, dengan bermain bersama teman-temanku, aku masih ingat zaman waktu aku kanak-kanak dulu bermain terus setiap pagi karena di kampungku sekolahnya masuk sore jadi aku sama teman-teman bermain terus setiap pagi, aku waktu kecil di kampungku main bola bersama teman-teman rasanya senang sekali hidup di kampung halamanku meskipun dulu kampung aku sepi,sekarang alhamdulillah kampungku udah padat dengan penduduk tradisi di kampung halamanku dari dulu aku kecil setiap malam Jum'at sholawatan atau yasinan perrumah secara bergiliran,kalau orang mau pergi ke kampung halamanku Sampang baru ini, harus menyeberangi di jembatan kuning atau kertak kuning yang dikenal dengan orang orang, sekitar 10 menit dari jembatan kuning sampai ke kampung halamanku, di kampungku ini kalau malam waktu saya masih keci dulu saya masih ingat angker sekali apalagi ketika ada orang meninggal, orang-orang di kampung halamanku bilang pasti takut, karena takut hantu ketika ada orang meninggal, sampai sekarang masih juga orng ketakutan ketika ada orang meninggal,tapi sebenarnya cuman ketakutan saja, jujur saya waktu kecil masih ingant aku juga takut tapi sekarang udah tidak terlalu takut Kampung halamanku, telah sekian purnama berlalu, namun aku belum juga menemuimu untuk melepas rindu. Rindu asrimu, rindu keramaian di dalammu dan rindu semua tentangmu. Semua rinduku selalu bertambah dari waktu ke waktu, ia begitu curang karena selalu bertambah namun enggan berkurang.
Komentar
Posting Komentar