STRATEGI PEMBELAJARAN
Nama : Ahmad Rofiq
Nim : 12001277
Kelas : 4G
Tema : strategi pembelajaran
Memahami apa itu strategi pembelajaran dan contohnya dalam dunia pendidikan di Indonesia. Dalam meningkatkan kualitas seorang siswa, misalnya dalam hal kualitas pendidikan adalah dengan membentuk strategi pembelajaran yang tepat.Strategi pembelajaran ini sangat dibutuhkan dalam dunia pendidikan, sehingga sistem belajar mengajar di kelas tidak menjadi monoton atau membosankan serta dapat membantu siswa dalam mengembangkan pola berpikirnya.
seorang guru pemahaman tentang berbagai dasar klasifikasi tersebut di samping bermanfaat sebagai kerangka acuan untuk memahami dengan lebih baik setiap strategi pembelajaran, juga pada gilirannya akan sangat bermanfaat didalam memilih serta menggunakan setiap jenis trategi pembelajarann tersebut secara lebih efektif didalam penciptaan sistem lingkungan belajar-mengajar.Secara umum pengertian atau definisi strategi pembelajaran adalah suatu usaha menggunakan strategi yang sistematis yang dilakukan secara efektif untuk mendapatkan suatu prestasi dan juga keberhasilan dalam kegiatan pembelajaran.
Khususnya dalam dunia pendidikan, strategi ini dapat diartikan sebagai suatu rancangan sekaligus metode dalam mencapai tujuannya. Strategi pembelajaran adalah suatu rencana, yang didalamnya terdapat rangkaian kegiatan yang dirancang secara khusus.Guru diharuskan untuk mengetahui apa yang dilakukan oleh para siswa untuk memaksimalkan manfaat waktu belajar. Setelah mendapatkan informasi tersebut, kamu dapat membujuk mereka untuk menuju pengembangan pendekatan baru.
Untuk menguasai kompetensi dasar ini, Anda harus mengkaji bahan ajar cetak ini dengan baik melalui membaca naskah dalam Unit 3 ini, mengerjakan latihan yang ada, menggunakan media yang disarankan baik dalam bentuk audio,video, materi online dan web. Seberapa jauh Anda telah menguasai materi dalam Unit 3 ini Anda harus mengerjakan tes formatif yang ada pada bagian akhir.
berbagai dasar klasifikasi yang dapat digunakan. Tahukah Anda, apa yang di maksud dengan dasar klasifikasi? Dasar klasifikasi adalah kriteria atau titik tolak yang digunakan untuk mengelompokkan sesuatu. Katakanlah misalnya klasifikasi tentang manusia. Manusia dapat diklasifikasi dengan menggunakan beberapa dasar klasifikasi, misalnya dari segi jenis kelaminnya manusia dibedakan atas laki-laki dan perempuan, dari segi warna kulitnya manusia dapat diklasifikasi atas kulit kuning,kulit putih, kulit hitam dan kulit sawo matang, dari segi rasnya, manusia diklasifikasi atas ras mongoloid, ras kaukasoid dan ras negroid, dsb. Demikian pula hal nya dengan strategi pembelajaran, kita dapat mengklasifikasinya dengan menggunakan berbagai dasar klasifikasi. Dasar-dasar klasifikasi tersebut, menurut T.Raka Joni (1984) dapat ditinjau
dari segi (1) pengaturan guru dan siswa, (2) pengolahan pesan, (3) struktur peristiwa belajar-mengajar, dan (4) tujuan belajar.Dari segi peranan guru dan siswa dalam mengolah pesan, strategi pembelajaran dibedakan atas (i) strategi ekspositorik dan (ii) strategi heuristik. Strategi ekspositorik merupakan strategi pembelajaran yang lebih berorientasi pada guru dalam arti semua pesan pembelajaran (yang diharapkan untuk dikuasai oleh murid)telah diolah dalam bentuk barang jadi oleh guru untuk selanjutnya disampaikan
kepada murid. Guru aktif memberi penjelasan aatau informasi secara terperinci.tentang bahan pengajaran dengan tujuan utama memindahkan pengetahuan,ketrampilan, dan nilai-nilai kepada siswa. Peran guru dalam strategi pembelajaran ekspositorik ini adalah : penyusun program pembelajaran, pemberi informasi yang Benar, penyedia fasilitas, pembimbing siswa dalam memperoleh informasi/pesan, dan penilai pemerolehan informasi, sementara siswa lebih berperan
sebagai pencari/penerima informasi/pesan belajar, pemakai media atau sumber belajar,dan menyelesaikan tugas-tugas yang diperhadapkan kepadanya.Dalam pada itu, strategi heuristik merupakan strategi pembelajaran yangm enghendaki siswa untuk terlibat aktif dalam proses pengolahan pesan-pesan belajar
(tujuan pembelajaran). Strategi ini lebih berpusat pada siswa (student-centre) dan bertujuan untuk mengembangkan kemampuan intelektual, berpikir kritis dan memecahkan masalah dari para siswa. Dalam strategi heuristik, peranan guru adalah : menciptakan suasana berpikir sehingga murid berani bereksplorasi dalam penemuan dan pemecahan masalah, sebagai fasilitator dalam pembelajaran dan sebagai rekan diskusi siswa dalam klasifikasi dan pencarian alternatif pemecahan masalah, dan sebagai pembimbing penelitian, pendorong keberanian berpikir alternatif dalam pemecahan masalah, sementara peranan siswa adalah mengambil prakarsa dalam pencarian masalah dan pemecahan masalah, pelaku aktif dalam belajar melakukan penelitian, penjelajah tentang masalah dan metode pemecahan masalah, serta penemu pemecahan masalah.
strategi pembelajaran secara sederhana meliputi :
1. Strategi pembelajaran menurut pengaturan guru, yang dapat berupa strategi
pembelajaran oleh seorang guru dan strategi pembelajaran oleh tim guru.
2. Strategi pembelajaran menurut hubungan guru-siswa dapat meliputi strategi
pembelajaran tatap muka dan strategi pembelajaran jarak jauh.
3. Strategi pembelajaran menurut siswa dapat meliputi strategi pembelajaran
individual, kelompok kecil, dan pembelajaran klasikal.
4. Strategi pembelajaran dilihat dari peranan guru dalam mengolah pesan dapat
dibedakan atas strategi pembelajaran eksplositorik dan heuristik.
5. Strategi pembelajaran berdasarkan proses pengolahan pesan dapat meliputi
strategi pembelajaran deduktif dan induktif.
6. Strategi pembelajaran berdasarkan struktur peristiwa pembelajaran dapat
dibedakan atas pembelajaran tertutup dan pembelajaran terbuka.
7. Dilihat dari segi tujuan atau hasil belajar, terdapat strategi pembelajaran untuk
dengan tujuan memperoleh informasi verbal, kecakapan intelektual, strategi
kognitif, keterampilan motorik, dan sikap dan nilai.
Komentar
Posting Komentar